KOU
TOMA
#4
“ Gaya memengaruhi gerak benda.
Gaya menyebabkan benda bergerak, berhenti bergerak atau berbalik arah. Gaya juga dapat menyebabkan
benda berubah bentuk. Makin besar gaya yang..” Sensei Lie sedang mengajar di depan,
semua murid memperhatikannya kecuali anak ini. Ia sedang memperhatikan Rio,
pria yang ia sukai akhir-akhir ini. Saat Rio menghadap kebelakang, ia pura pura
memperhatikan sensei. Jantungnya berdetak kencang, ia tiba tiba menghadap
kebelakang. Tenang tenang..
Sebelumnya..
“ OH, Mizuki
san” panggil Rio
“ Eee.. Rio? Kok ada disini?
Sedang apa kau?” Terkejut
“Aku sedang membeli kue untuk
ibuku. Lalu, kau?”
“Aku tadi mengantar temanku
kestasiun” senyum Syira
Setelah mengobrol lama, mereka jalan bersama tanpa suara.
Syira deg degkan, baru pertama kali ia jalan bersama Rio. Duhh..
Rio yang tidak suka diam, memulai
topik pembicaraan. Ia menceritakan pengalamannya berada di Jepang. Jepang
negara yang bersih, beda hal dengan Indonesia, masyarakatnya selalu membuang
sama sembarang, disungailah, di jalan raya dll. Syirapun menyetujuinya. Namun, ada
1 hal yang Rio tidak suka. Yaitu banyak hal yang aneh dan tidak masuk akal
seperti makanan, animasi, komik, gaya pakaiannya. Memang sebagian orang bilang
itu unik, kawaii. Tapi menurut Rio, itu aneh. Mendengar Rio mengatakan komik
adalah suatu hal yang aneh, ia sedih dalam hati. Setelah sampai didepan rumah
Syira, Rio pamit dan memberi salam.
“ Ohh.. Syiraa. Tapi aku tetap
menyukai Jepang kok” Teriaknya
Sontak Syira kaget dan mengatakan hal yang sama dengannya.
Ia tersenyum lega.
Kembali ke sekolah. Ia tersadar
dari lamunannya. Lalu ia merobek kertas dan menuliskan sesuatu. Dilemparlah
kertas itu ke arah Rio. Setelah Rio membacanya, ia menjawab iya. Wah.. Syira
tampak senang sekali, Rio menerimanya.
Sepulang sekolah, mereka jalan bareng. Sambil
tertawa, bercanda, mengobrol dengan asyiknya. Dibelakang itu, ada seseorang
memata matai mereka kemanapun perginya. Selanjutnya, mereka menuju ke tempat
toko kue. Syira memesan jus jeruk dan kue red velvet, sedangkan Rio fruit
pudding. Lalu mereka duduk didekat jendela. Sambil mengobrol ngobrol tentang kesukaannya,
karakter masing-masing juga tempat tinggal di Indonesia dulu. Tanpa sadar langit
mulai gelap, merekapun segera pulang.
Di kamar, ia
sedang menulis diary. Tentang seseorang yang disukainya tak lupa musik romantis.
Sherina
– Cinta Pertama dan Terakhir
Sebelum
kita ada yang mampu
Mengajakku
untuk bertahan dikala sedih
Sebelum
yang ku ikat hatiku
Hanya
untuk aku seorang
Sekarang
kau disini ,Hilang rasanya
Semua bimbang,
tangis, kesepian
Reff
: Kau buat aku bertanya
Kau aku
mencari,tentang rasa ini
Aku tak
mengerti
Akankah
sama jadinya,Bila bukan kamu
Lalu
senyummu menyadarkanku
Kau cinta
pertama dan terakhirku
[ SPESIAL ]
Isi surat Rio :
“ Hi Rio, kau mau ga jadi sahabatku? Jika mau, kita main yuk
sepulang sekolah”
DIARY
ALSYIRA
Hidup
penuh cinta
Cinta
membuat bahagia
Cinta
membuat tersenyum
Cinta
membuat malu
Perasaan
tak terlupakan, selalu seorang yang idaman
Cinta
sejati adalah cinta
Yang
datang 1 kali seumur hidup
Tak
akan tergantikan
Walaupun
cinta yang kedua
Ku
tetap setia pada cinta sejati

Komentar
Posting Komentar
Silahkan berkomentar secara bijak dan sesuai topik pembahasan...