K2CSD 5 ( Kisah Kasih Cinta SD )

RIO DEWANTRA NAWLAR

#5

“Bunda, ayah, tante, paman. Syira berangkat dulu ya. Itekimasu”

“ Hati hati ya, Syira” jawab mereka

Menunggu kereta datang, tampak ada yang berbeda dari dirimya. Tiba tiba senyum malu, wajahnyapun memerah. Memikirkan kemarin, membuat hatinya senang bahagia. Tak tahu lagi deh sampai kapan ia terus mencintainya. Keretapun datang dari arah barat.

Ting tong ting tong..

“ Ohayouu sakura chan.” senyum senyum

“ Ohayou Syira chan. Hmm kenapa nih senyum senyum?” penasaran sakura

“ Tidak apa apa kok”

Sakura curiga ada sesuatu yang terjadi dengan sahabatnya ini, ingin bertanya tapi ada seseorang yang memotong pembicaraan mereka.

“Ohayou semua. Ohayou Syira” sapa Rio

Syira malu melihat Rio datang dan menyapanya “ O..ohayou Rio kun”. 

Saat belajar, Syira seperti biasa memperhatikan Rio. Melihat rambutnya, matanya, gantengnya Rio. Aaaa.. dia benar benar jatuh cinta kepadanya. Sakura melihat perilaku sahabatnya ini, khawatir. Karena banyak anak perempuan yang suka dengan Rio. Ia tidak mau sahabatnya terluka, tapi juga tak berani mengatakan sebenarnya.

          Pelajaran olahraga. Mereka semua ganti baju di ruang masing masing. Sakura duluan kelapangan karna Syira kelamaan ganti bajunya. Dengan santainya ia ganti baju, membereskan peralatan. Tiba tiba datang segerombol perempuan ( sepertinya Geng’s fans Rio). Mereka langsung memaki ku, menuduhku, mendorongku hingga jatuh.

“ Hei Syira, ngapain kamu jalan bareng sama Rio kemarin? Rio itu milik aku tau! Pertama kali kau masukpun, aku tidak suka kamu” maki Aoi izumi.

“Sudah Aoi, merekakan cuman berteman saja” bela Eriya

“ Ihh kamu ya, kita inikan membela Aoi.Kenapa kamu membelanya? Kamu ingin menjadi pengkhianat?” kesal Fara Kotori

Syira bingung mengapa mereka memperlakukan dia kasar, padahal ia hanya sebatas sahabat, bukan pacar. Karena kesal mereka menjambak Syira, mengatai Syira bodoh, jelek, tak pantas buat Rio. Aoi memperingatkan jangan mendekati kesayangannya, kalau hal itu sampai terjadi, ia akan menyesal. Setelah The Geng’s pergi, Syira menangis. Hatinya sakit, terpukul atas kejadian tak pantas ini.


Lain hal dengan Sakura, mengobrol bersama teman temannya sambil menunggu Syira. 2 menit lagi pelajaran olahraga segera di mulai. Ia mulai panik jika ada apa apa dengan sahabatnya. Seorang laki laki datang kepadanya.

“Sakura, kamu mau kemana? sebentar lagi pelajaran olahraga akan dimulai” tanya laki laki itu.

“Ohh, aku ingin mencari Syira. Ia belum datang dari tadi.” khawatir Sakura

“Nanti juga datang kok. Kamu sabar aja”

Laki laki itu menenangkan Sakura dengan lawakan lucunya supaya tidak perlu khawatir.  Wanita yang di carinya pun datang dengan wajah merah dan mata sembab. Sakura menanyakan keadaan sahabatnya, Syira menjawab tidak apa apa. Tadi ia kemasukan debu, jadi merah deh. Syira ganti topik dan menanyakan tadi mengobrol dengan siapa. Sakura menjawab tadi mengobrol sama Atsuka, Atsuka Kuuga. Syirapun senang, temannya menjadi tenang karena laki laki itu. Olahraga pun di mulai..

Sampai di rumah, ia murung. Badan lelah, suasana badmood. Saat jam makanpun wajah Syira datar. Bunda menanyakan sesuatu di sekolahnya, tapi Syira tidak menjawab. Selesai makan, mencuci piring, masuk kekamar. Ia menangis sejadi jadinya. Hatinya begitu sesak, tak bisa menahannya. Ingin marah, mengadu  tapi tak bisa, karena ia bukan seseorang yang special melainkan sahabat yang dituduh merebut pacar orang. Ia mengambil handphone, lalu mendengarkan music. Lagu yang pas buat hari ini. 
   
KAHITNA – CINTA SENDIRI
BIAR AKU YANG PERGI
BILA TAK JUGA PASTI
ADAKAH SELAMA INI
AKU CINTA SENDIRI
BIAR AKU MENEPI
BUKAN LELAH MENANTI
NAMUN APALAH ARTINYA
CINTA PADA BAYANGAN
PEDIH AKU RASAKAN

 Sambil mendengar music, Syira juga menulis diary.

DIARY ALSYIRA
Di sini ku sendiri
Tak ada yang menemaniku
Ku sedih tak ada kamu
Merindukanmu setiap masa
Pernahkah kau memikirkanku
Apakah kamu mencintaiku
Apakah kamu merindukanku
Apakah kamu menyanyangiku
Apalah cinta itu..





Photo Website:
https://urbanlejen.wordpress.com/2013/09/07/poin-poin/

Komentar