K2CSD 10 ( Kisah Kasih Cinta SD )


#10

Terik matahari yang menyengat tidak membuat hilang semangat anak anak bermain di pantai. Perasaan yang sebelumnya buruk kembali menjadi cerah seperti anak kecil. Walau begitu, bukan berarti ia tidak tahu apa apa. Hanya saja, ia menyimpan rasa khawatir itu di depan sahabatnya, agar tidak mengacaukan moodnya yang sekarang menjadi lebih baik. Rasa lelah yang membekas di anggota tubuh, membuat mereka beristirahat sejenak sembari memakan bekal yang sudah dibuat dari rumah.  
 
 
Selesai dari makan, mereka tertidur. Bayangan bayangan mimpi mulai nyata dipikiran. Menandakan mereka cukup pulas untuk tertidur di bawah payung yang teduh.

          “Kou, kamu sedang ngapain di sini?”

          “Ssstt.. jangan berisik”

Syira merasa ada yang aneh dengannya. Karena penasaran, iapun mengikuti arah yang Kou lihat. Ternyata kedua orang tua mereka yang sedang berbincang-bincang serius di ruang tamu. Belum tahu apa yang mereka katakan karena tidak kedengaran sampai disini, namun sepertinya Kou tahu sesuatu. Tapi, dari raut wajahnya agak menegang setelah mendengar pembicaraan dari orang tua Kou. Akupun tidak tahu apa apa.

          Pagi harinya, Kou terlihat sedang tidak berselera makan. Hanya diaduk aduk saja makanan tersebut. Adikku yang menyadarinya, memberitahuku kondisi Kou sekarang. Tatapan yang kosong namun dingin. Aku belum pernah melihat Kou yang bersikap dingin. Dia terlihat berbeda dari Kou yang pernah aku kenal. Apa yang sebenarnya terjadi..

“Syira-chan bangun. Kita disuruh sensei untuk kembali ke penginapan”

          “Hmm..iya iya. Tunggu sebentar” wajah yang masih mengantuk

Setelah diberi pengarahan oleh sensei, kami kembali ke kamar masing-masing untuk berganti pakaian dan menyiapkan keperluan yang sudah di beritahukan oleh sensei untuk setiap kelompok. Kelompok Alsyira terdiri dari 4 anggota yaitu Alsyira, Sakura, Kuuga dan Rio. Rio??!! Ia begitu senang sekali bisa sekelompok dengan Rio. Tapi berpura-pura untuk tidak tampak bahagia, nanti bisa ketahuan oleh geng’s Rio. Kegiatan bermula dengan membawa peralatan lomba yang nantinya akan diadakan di halaman penginapan. Jangan sangka, halaman disini cukup luas sehingga bisa digunakan untuk acara keluarga ataupun acara sekolah ini. 
 
  
“Sakura, bantuin aku angkat meja ini” suruh Kuuga
  
“Iya Kuuga”mengiyakannya.

Disaat mereka memindahkan meja kelapangan..

“Sakura, saat di pantai kamu kenapa?Kok terlihat murung bersama dengan Alsyira-san?”pertanyaan yang sudah dari pagi ingin dia tanyakan

“Ohh yang di pantai, aku hanya berbicara mengenai….” jelas Sakura.

Kuuga terkejut apa yang dikatakan oleh Sakura. Bagaimana ia bisa mengetahui kata-kata itu. 

 

Komentar