“DOR!”
Aku dan semuanya mulai duduk siap dan
senyum. Kenapa insiden ini terus terulang lagi. Aku capek melihat drama ini.
Aku tahu sebenarnya ini hanya pura-pura. Tapi mereka berkata bahwa ini bukan
pura-pura. Huftt dalam hati ingin berkata kasar didepan mukanya.
“Ehem. Semuanya
letakkan tas kalian di atas meja. Kami akan melakukkan pemeriksaan pada
kelengkapan bawaan yang sudah di jadwalkan” kating tersebut mulai memeriksa tas
siswa baru
“Hei, siapa nama kamu?”
“Saya Keira ka” jantung mulai deg
degkan
“Kamu tahu tidak selama
3 hari perlengkapan wajib dibawa, kenapa ditas mu tidak ada sarung ini?”kating
memarahinya
“E..to maaf ka
saya lupa. Besok saya tidak akan mengulanginya lagi”Keira terlihat gemeteran
karna takut dihukum
“Ya sudah kalo
begitu, besok jangan sampai lupa ya”lanjut pergi ke siswa lain
Dalam hati
“Alhamdulillah, untung katingnya baik huft. Yoshh semangat Keira besok adalah
hari terakhir MOS”
Jam istirahat. Siswa lain pada keluar untuk makan,
bermain dan berkenalan dengan yang lain. Aku? Ya aku hanya duduk di kelas
sambil mendengarkan musik. Biasanya musik yang cocok disaat ku sedang sedih
pastinya lagu jepang hehe. Dari keluarga yang menyukai sesuatu dari jepang, aku
jadi keikutan :D. Tapi emang jujur sih lagu jepang tuh membuat suasana hati
jadi lebih tenang dan semangat. Dari segi liriknya deep banget selalu pas aja
sama keadaan sekarang. Recommended lagu dari aku yaitu [Mika Nakashima – Yuki
No Hana].
Sementara
memejamkan mata, terdengar suara teriak nan ceria, langkah kaki sembari tertawa,
lewat benda tak kasat terasa dingin ke tubuhnya dan memulai alur cerita dalam bayang.
Ra, apa kamu bisa menjalani hidup tanpa
orang lain? Tapi ingin mendekat dengannya, namun tak bisa gaul. Memiliki hobi
dan style yang berbeda dari teman-teman kebanyakan. Sehingga sangat susah untuk
memiliki teman.
Keira yang biasanya lengket ke Shifa, tidak datang
menemuinya. Mungkin ia sedang ingin menyendiri dan tidak ingin bergantung
kepada sahabat dekatnya itu. Karena dia sadar, tidak selamanya akan selalu
berada di sisinya. Selama perjalanan hidup, pasti akan bertemu orang orang
baru. Suka ataupun tidak itu sudah menjadi takdir dan di jalanin saja. Ketika
Keira terhayut dalam perasaannya, ada sepasang mata yang sedang memperhatikan
dirinya. Seperti mengenal namun ragu lalu pergi begitu saja.
MOS telah selesai sampai senja datang
menjemput. Usai bersalam kepada teman sekelas, berjalan dengan termenung.
Kenapa hati ini tiba tiba menjadi melow. Apa aku terlalu terlalu takut tidak
akan mendapatkan teman. Aku memiliki sahabat dari SMP, tapi… pastinya mereka
dapat teman baru. Huftt hari yang melelahkan. Hati dan pikiran selalu saja
berdebat, mereka berteriak seolah pendapat mereka benar. Padahal disini
menderita harus memutuskan jalan mana yang baik bukan terbaik.
“Assalamu’alaikum. Tadaima bun” berjalan
lesuh
“Wa’alaikum salam.
Aduh kenapa ini anak bunda. Kok mukanya lemes gini. Kamu sakit sayang?” mengusap
wajah yang berkeringat
“Bun mau cerita…..”
Komentar
Posting Komentar
Silahkan berkomentar secara bijak dan sesuai topik pembahasan...